News–Singosari. Komitmen UPT Balai Latihan Kerja Singosari dalam memastikan kualitas lulusan pelatihan kerja terus diwujudkan melalui pelaksanaan uji kompetensi berbasis standar industri. Pada Selasa (15/07/2025), dilaksanakan Uji Kompetensi Kejuruan Pipe Welder SMAW 6G bertempat di Workshop Pengelasan UPT BLK Singosari.
Uji kompetensi ini merupakan tahap akhir dari program pelatihan Pipe Welder SMAW 6G UP Hill/HLO 45 dengan durasi 420 jam pelatihan, di mana seluruh peserta telah menjalani pembelajaran intensif, baik teori maupun praktik pengelasan pipa dengan posisi tersulit.
Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi, Bapak Marta Akhirudin, S.P. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan pentingnya uji kompetensi sebagai tolak ukur keberhasilan proses pelatihan.
“Uji kompetensi bukan sekadar formalitas, tetapi penentu apakah peserta benar-benar mampu bekerja sesuai standar industri. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuannya secara optimal dan membawa bekal ini untuk masuk ke dunia kerja yang sebenarnya,” ungkap Bapak Marta.
Proses pengujian dilakukan oleh asesor bersertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dengan standar yang mengacu pada SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia). Salah satu asesor menyampaikan bahwa kemampuan peserta cukup menjanjikan dan menunjukkan kesiapan untuk menghadapi tuntutan dunia industri.
“Kejuruan pengelasan posisi 6G merupakan salah satu keahlian tersulit, dan para peserta hari ini menunjukkan perkembangan yang baik. Dengan sertifikat kompetensi ini, mereka punya nilai lebih saat melamar kerja di sektor industri migas, konstruksi, maupun manufaktur,” jelasnya.
Dengan pelaksanaan uji kompetensi ini, UPT BLK Singosari berharap seluruh peserta tidak hanya dinyatakan kompeten, tetapi juga mampu menembus pasar kerja dengan kepercayaan diri dan keterampilan yang solid.