22 views | 17 September 2026

UPT BLK SINGOSARI TUTUP PELATIHAN VOKASI REGULER PEMBUATAN ROTI DAN KUE, BEKALI PESERTA KETERAMPILAN SIAP KERJA DAN BERWIRAUSAHA

News - Singosari – UPT Balai Latihan Kerja Singosari menutup rangkaian Pelatihan Vokasi Reguler Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue yang berlangsung di Workshop Perhotelan UPT BLK Singosari, Kamis (17/09/2026). Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya proses pembelajaran sekaligus momentum bagi para peserta untuk mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan.

Kegiatan tersebut dihadiri Marta Akhirudin selaku Kasi Pelatihan dan Sertifikasi, Ayu selaku Kasubbag Tata Usaha, Tyas selaku instruktur Kejuruan Roti dan Kue, serta staf UPT BLK Singosari. Sementara itu, para peserta pelatihan turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan penutupan.

Selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran yang menggabungkan pemahaman teori dengan praktik pembuatan berbagai produk roti dan kue. Pembelajaran diarahkan untuk membangun keterampilan teknis sekaligus pemahaman mengenai proses kerja yang diperlukan dalam bidang tata boga, baik untuk kebutuhan dunia kerja maupun pengembangan usaha secara mandiri.

Kejuruan Pembuatan Roti dan Kue menjadi salah satu bidang pelatihan yang memiliki peluang untuk dikembangkan secara luas. Selain dapat menjadi bekal memasuki industri kuliner, kompetensi yang diperoleh peserta juga dapat dimanfaatkan untuk merintis usaha, mengembangkan produk, maupun meningkatkan keterampilan yang telah dimiliki.

Dalam sambutannya, Marta Akhirudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses pelatihan hingga selesai. Ia berharap berakhirnya pelatihan tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan menjadi awal bagi peserta untuk mengembangkan kompetensi di luar lingkungan pelatihan.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama di UPT BLK Singosari jangan berhenti sampai di sini. Teruslah berlatih, kembangkan kemampuan, dan manfaatkan kompetensi tersebut untuk membuka peluang kerja maupun peluang usaha,” ujar Marta.

Ia juga menekankan bahwa keterampilan perlu diiringi dengan kemauan untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen maupun dunia usaha. Dengan demikian, peserta diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan membuat produk, tetapi juga mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah.

Sementara itu, Tyas selaku instruktur Kejuruan Roti dan Kue turut mendorong peserta agar mempertahankan semangat belajar dan terus mengasah keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan.

“Selama pelatihan, peserta sudah mendapatkan dasar keterampilan yang dapat terus dikembangkan. Harapannya, setelah kembali ke lingkungan masing-masing, peserta tetap berlatih dan berani mencoba berbagai inovasi produk sehingga keterampilan yang dimiliki dapat memberikan manfaat dan peluang ke depannya,” ungkap Tyas.

Penutupan pelatihan menjadi bagian penting dalam perjalanan peserta setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran. Bekal kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara nyata, baik untuk meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja maupun sebagai modal dalam membangun usaha di bidang roti dan kue.

Melalui Pelatihan Vokasi Reguler, UPT BLK Singosari terus berupaya memberikan akses peningkatan kompetensi kepada masyarakat dengan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan dan kebutuhan dunia kerja. Diharapkan para lulusan mampu membawa ilmu yang diperoleh menjadi langkah nyata menuju kemandirian, produktivitas, dan peningkatan daya saing.


Pelatihan Gratis