News – Singosari. UPT BLK Singosari kembali melaksanakan Uji Kompetensi Kejuruan Pembuatan Hiasan Busana dengan Mesin Bordir Manual bagi peserta Mobile Training Unit (MTU) yang berlokasi di Dusun Tegalrejo, Desa Ketindan, Kecamatan Lawang, pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di workshop bordir sebagai bentuk evaluasi akhir terhadap kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan.
Uji kompetensi ini menghadirkan asesor profesional yang bertugas melakukan penilaian secara objektif terhadap keterampilan peserta, khususnya dalam pembuatan hiasan busana menggunakan teknik bordir manual sesuai standar kompetensi yang berlaku.
Turut hadir dalam kegiatan ini sebagai tim monitoring, yaitu Ibu Ayu selaku Kasubbag Tata Usaha, Marta Akhirudin selaku Kasi Pelatihan dan Sertifikasi, serta didampingi oleh staf UPT BLK Singosari. Kehadiran tim monitoring bertujuan memastikan pelaksanaan uji kompetensi berjalan tertib, transparan, dan sesuai prosedur.
Dalam keterangannya, Ibu Ayu menyampaikan bahwa uji kompetensi menjadi tahapan penting dalam mengukur kesiapan peserta sebelum terjun ke dunia kerja.
“Melalui uji kompetensi ini, kami ingin memastikan bahwa peserta benar-benar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang bordir. Harapannya, mereka mampu mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.
Senada dengan itu, Marta Akhirudin menambahkan bahwa kegiatan MTU menjadi salah satu upaya strategis dalam menjangkau masyarakat secara langsung.
“Pelatihan MTU ini kami hadirkan untuk mendekatkan akses pelatihan kepada masyarakat. Dengan adanya uji kompetensi, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga pengakuan atas keterampilannya,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peserta, khususnya dalam meningkatkan peluang kerja maupun membuka usaha mandiri di bidang pembuatan hiasan busana. UPT BLK Singosari terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi yang berstandar.